November 15, 2008
· Filed under Artikel, Berita, Cerpen · Tagged bekerja, ipung, Lucu, Masa Kecil, maspiping, piping, Sekolah, semangat, Software, ussi

Bertumpuk
Pagi kemaren jumat 14 November 2008 aku ada tugas lagi ke BPR BANJARAN, seperti kasus sebelumnya aku kesana menggunakan angkot, soalnya lebih aman, dan lebih santai oh ya lebih tenang juga, meski kadang macet atau ngetem. Nah Selain itu juga kondisi badanku kurang Fit soalnya baru periksa dari rumahsakit ternya aku kena Broncitis, ituloh batuk-batuk gitu . Minta doanya yah mudah-mudahan dalam masa penyembuhan ini aku bisa sabar dan tabah menjalaninya. Oh ya kembali kecerita kok jadi kesana kemari.. Jadi Gini ceritanya pagi itu cuaca cerah Aku berangkat dari depan kantor pakai angkot Elang-Gedebage warna biru itu loo.. Nah seperti biasa harus turun dulu di Buah batu. Perjalan pakai angkot pertama serasa santai dan tenang meski dalam angkot sesak dan padet. Macet itu udah biasa kalo yang namanya bandung heheh benerin dikit donk pak biar g macet terus.. Nah kelanjutannya waktu angkot sudah sampai lampu merah Buah batu aku bilang “”kiri A’ “” Karena lampu merah masih hijau sopir tetap tancap gasnya sampai melewati lampu merah dulu baru berhenti didepan. Yah soalnya disitu banyak polisi berdiri jaga-jaga kalau-kalu ada yang bikin macet kan mudah tinggal ditilang saja. hehe palingan yah 80.000 kalu langsung kasih mungkin juga bisa 10.000 kalau kepepet. hihihi… Nah akhrnya turun juga, sekedar informasi ongkosnya 2.000. Aku berjalan coba menyeberang lampu merah soalnya aku harus naik lagi angkot yang ke arah dayeuhkolot. cuman g ada yang langsung ke dayeuh kolot, jadi harus dua kali kalau mau ke dayeuhkolot. Waktu mau nyebrang tampak ada beberapa mahasiswa yang sepertinya sedang mengadakan penelitian, tampak mereka membawa catatan dan bolpoin untuk mencatat beberapa kejadian yang terjadi di Perempatan lampumerah.aku naik angkot Cipagalo pas baru nyeberang aku langsung dsamber angkot dan suruh naik.. heheh baik juga nih angkot ngajak bareng… !!! ya udah naik aja meski baru ada satu penumpang yang duduk di depan. Jadi belakang kosong belum ada yang naik, baru aku saja. Nah disini nih aku mulai ingat masa kecilku dulu ketika aku masih sekolah. Cuman bedanya aku orang kampung yang g pernah naik angkutan, tapi naik sepeda. memang masa kecilku penuh kenangan, dan tidak bisa dilupakan. banyak hal-hal yang belum tentu dirasakan oleh orang lain. Terkadang selain naik sepeda aku juga numpang atau jalan kaki.Nah kembali lagi ketika aku sudah didalam angkot aku melihat ada angkot yang berhenti dubelakang angkot yang aku naiki. Angkot jurusan Cipagalo juga. Angkot itu berhenti dengan menurunkan siswa smp dua orang. Ketika aku lihat dia mau membayar ke sopir, tiba – tiba ada sekitar 6 orang siswa juga keluar dari angkot itu dan langsung berlari berhamburan… ???? dalam benaku bertanya kenapa mereka berlarian semua. tak lama kemudian dua siswa yang sedang membayar juga menyusul ikut berlari, sambil tertawa smuanya berlarian. hahahaha dalam benaku udah bisa menangkap apa yang sedang terjadi, tiba-tiba sambil tersenyum geli sopirpun memanggil dua siswa itu. heey jang naon ieu???? kurang ieu…?? tapi siswa itu justru tersenyum sambil tetap berlari. hahaha sopir pun teratawa lebar geli menghadapi siswa yang sedang usil. Ya kalo aku perhatikan mereka memang sengaja dan sudah terbiasa dengan hal itu ketika mereka berangkat sekolah, atau mungkin sudah direncanakan dari awal mereka akan melakukan hal itu. Mereka sepertinya puas udah melakukan hal itu, yah wajar namanya anak sekolah kan seperti itu lucu-lucunya dan mungkin itu tidak akan bisa kita lakukan lagi ketika kita melepas status kita sebagai pelajar. Lagian kasihan juga sih kalau uang sakunya cuma dikit terus kepotong angkot, Habis tuh uang saku. atau bahkan minus. hahaha. Yah kalau aku lihat pelajarannya aku harus lebih banyak belajar agar masa depanku lebih baik dan aku kelak jika memiliki seorang anak akan aku ajarkan arti kehidupan mulai dari hidup susah sampai dia bisa merubah suatu kesusahan dengan kebahagiaan. Yah minimal dimulai dari aku sendiri dan saat ini juga. Pasti kita semua bisa jika kita ada kemauan dan semangat untuk meraihnya. Yah mungkin ceritanya segitu dulu meski sekedar ungkapan cerita real yang penting diungkapkan dan jangan di pendam untuk melatih daya fikir. Ok makasih yang udah mau mampir ke maspiping. Tinggalkan Comment yah…..
November 8, 2008
· Filed under Agama, Artikel, Berita, Cerpen · Tagged Add new tag, alhaqi, bandung, BPR, ikhlas, ketulusan, maspiping, maspipingdotcom, piping, sabar, Software, ussi, virgo

Cerita ini aku dapatkan ketika aku hendak pergi ke BPR Banjaran hari kamis 6 November 2008 kemaren pagi hari. Bandung beberapa hari ini diserang hujan tap sore hari, meski pagi hari itu juga terlihat mendung. dan aku yakin sore pasti dan pasti hujan. ya memang seperti itu kenyataannya. Cuman untuk menghindarinya agar g basah kuyup aku ke BPR Banjaran menggunakan Angkot saja.. Toh nyaman banget kok pakai angkot. hihihih… Kali ini aku naik dari depan kantor tepatnya Jl. Soekarno Hatta Putraco Gading Regency. Nah seperti biasa kalo mau ke jurusan Banjaran ada beberapa jalur yang bisa di tempuh, bisa lewat Buahbatu->Baleendah->Banjaran, ada juga Buahbatu->Cigareleng->DayeuhKolot->Baleendah->Banjaran dan ada satu lagi melalui Soreang. cuman kurang hafal jalur angkotnya. Nah Kalo dulu aku sering gunakan jalur 2 melalui Cigareleng, Cuman setelah dirasa-rasa melalui rute kedua ini jalurnya jauh dan macet di dayeuhkolot. Makanya aku lebih suka jalur 1. heheh meski angkotnya 4 kali tetapi perjalannya terasa mengasyikan. yah macet sih tetap ada , Bandung sekarang gitu looh… Macet. Nah dari depan kantor aku gunakan rute Angkot Biru yang ke tegalega, perjalan pertama serasa biasa aja, soalnya karena kosong g ada orang makanya jalan angkotnya rada lambat. Setelah melalui samsat carefore akhirnya sampai juga di buahbatu, nah disni aku turun pertama kali, setelah itu aku lanjutkan lagi ke arah baleendah dengan naik satu kali angkot apa aja bisa soalnya belokan pom bensin depan juga bakalan turun, nah dari depan aku turun lalu naik lagi yang ke jurusan dayeuhkolot cuman nanti aku turun di baleendah. Nah diangkot ini ada sedikit cerita yang sedikit demi sedikit coba memasuki telingaku, cerita ini diceritakan oeh ibu – ibu yang duduk di sebelah pojok dan didengarkan oleh ibu didepanya, Mereka tampak berbincang2 asyik, dan meski aku baru masuk angkot cerita itu baru akan dimulai setelah ibu yang satunya selesai bercerita, mungkin mereka saling bertukar cerita. Mereka juga sepertinya mau berangkat kerja di puskesmas baleendah, bisa dilihat dari seragam PNS yang mereka pakai. Ceritanya begini, Jadi ibu yang bercerita ini ibunya juga adalah seorang bidan di bandung. Pada suatu hari temannya akan melahirkan, akan tetapi pada saat melahirkan mengalami pendarahan yang cukup banyak dan salah satu untuk menyelamatkan ibu itu adalah ada sesuatu yang kata dokter harus di angkat, aku sendiri kurang ingat apa namanya yang jelas resiko jika itu diangkat adalah ibu tersebut tidak bisa melahirkan lagi. nah karena kondisinya sangat kritis dan tidak sadarkan diri akibat pendarahan sang bidan meminta izin kepada suami untuk penyelamatan istrinya, tentunya dengan surat dan tanda tangan. Karena suaminya sangat mencintai istrinya maka disetujui juga. dan Akhirnya istrinya bisa selamat. Nah ibunya menyingkat ceritanya ketika istrinya kecewa dan sangat marah ketika suaminya telah menyetujui operasi itu. Akan tetapi sang suami tetap bersabar karena dia sangat mencintai istrinya, dan dia berkata bahwa dia sangat mencintainya dan tidak ingin kehilangannya. Akan tetapi sampai saat ini istrinya juga masih sangat meyesalkan kenapa suaminya menandatanganinya, akhirnya suaminya berusaha terus mempertahankan ketulusannya pada istrinya meskipun dia tau resionya. akhirnya mereka inisiatif untuk merawat keponakanya dan sudah dianggap sebagai anaknya sendiri.
Suaminya ini bekerja di SD Swasta terkenal di semarang yang memang sudah menjadi SD Favorit dan merupakan SD swasta yang mampu mendidik muridnya sampai menjadi No.1 di semarang. Beliau menjabat sebagai kepala sekolah. dan beliau ini juga adalah seorang Ustad. Yang sering memberikan materi pengajian di wilayah semarang, Kasih sayang dan cinta beliau ini sangat dalam terhadap istrinya sampai ibu-ibu pengajian sangat iri dan ingin mempunyai suami yang seperti beliau, karena orangnya yang ramah dan sabar dan jika disetiap pengajian beliau sangat menunjukan kasih sayang dan cintanya kepada Istrinya meskipun istrinya saat ini tidak akan bisa memberikan beliau keturunan, Nah sampai pada suatu hari teman bahkan bisa dibilang sahabat dekat dari Ustad ini meninaggal dunia dan meninggalkan 7 orang anak, dan istrinya yang tidak bekerja. Sampai pada suatu hari sang ustad ini sangat kasihan terhadap istrinya, pintu hatinya terketuk untuk membantu sang istri menghidupi istri sahabatnya tersebut dan anak-anaknya, Karena untuk masalah materi ustad ini bisa dibilang kaya dan sudah cukup, Untuk itu beliau akan meminta izin kepada istrinya untuk menikahi istri sahabatnya tersebut. Apa yang terjadi ???? Gugatan cerai untuk sang suami dar istri tercintanya, sungguh kaget suaminya kenapa istrinya seperti itu, bahkan sang ustad sampai menangis memohon jangan sampai hal itu atau perceraian terjadi. Tetapi sang istri tetap ngotot untuk bercerai. Dan sampai akhirnya perceraian tetap terjadi, padahal suaminya berkata aku akan selalu mencitaimu dan menyayangimu, Aku bukan akan menikah lagi tetapi aku baru bertanya kepadamu bolehkan aku menikah dengannya, tetapi jika km tidak mengizinkan aku tidak akan melakukannya, dan akan tetap menjadi suamimu dan tidak akan menikah lagi. Tetapi sang istri kemungkinan sudah emosi dan sampai perceraian tetap terjadi. Akhirnya mereka berpisah dan punya kehidupan masing-masing sampai akhirnya ustad benar menikah dengan teman sahabatnya dan memiliki satu putra dari istri barunya ini sehingga beliau memiliki 8 orang anak. sedangkan kabarnya istrinya menikah lagi dengan sorang pengusaha gadungan dan ditipu sehingga tidak tau statusnya sampai saat ini dan hidup berdua bersama anak angkatnya. Apa yang akan anda ambil dari cerita ini??? setiap orang punya prespsi masing2 mungkin anda juga punya tanggapan dari cerita ini. Silahkan masukan ke comment jika anda memiliki comentar agar menjadi pembelajaran buat kita semua… Itu adalah cerita diperjalanan yang memaksa masuk keteingaku tetapi ada makna yang sudah aku ambil… Sampai akhirnya perjalanan angkot berhenti di Baleendah dan aku naik sekali lagi sampai banjaran… dan melakukan aktivitas kerjaanku seperti biasa… Ok terimakasih telah meluangkan membaca artikel ini.
www.maspiping.wordpress.com
September 20, 2008
· Filed under Artikel, Berita, Uncategorized · Tagged Add new tag, bandung, banyuwangi dan bandung, jembatan, maspiping, pasopati, pasteur, piping, Software, tambakrejo, ussi

Lintasan Pasopati tea

Pasopati dari bawah
Suasana Bandung jika tenang seperti ini tampak begitu indah dan sangat nyaman dan udara dingin malam hari yang biasanya siang hari juga masih terasa dingin saat malam seperti ini justru semakin menambah suhu dingin itu menusuk-nusuk tulang. Seperti biasa Bandung terkenal dengan keindahan dan kesejukan kotanya, Realitanya bisa anda liat sendiri untuk saat ini. Bahkan bisa dibilang saat ini bandung banyak mendapatkan kritikan tentang tata letak kotanya yang semakin semrawut dan tak terurus, tapi nampaknya mulai ada usaha untuk menuju pembaharuan. Jika diliat pasopati bridge merupakan kebanggaan warga kota bandung yang mungkin lebihmengerti makna jembatan ini. Jembatan ini menunjukan Ciri Khas Kota Bandung yang Ramah dan bersahabat. Tak lain halnya dengan fungsi jembatan ini yang menghubungkan antara Jalur Gasibu dengan Pasteur, Yang dibawahnya juga terhubung beberapa jalur seperti Cihampelas, Sukajadi yang nantinya ke Paris Vas Java, dan masih ada beberapa penghubung lainnya, tinggi kokoh dan mencengkram seperti itulah gambaran bangunan yang menjulang yang menengok kota bandung tiap harinya. Jika kita liat dari jauh sungguh tampak begitu indah, Apalagi jika jalanan jembatan itu dihiasi oleh lampu-lampu dengan nyala yang sangat terang, sehingga tmpak jelas setiap ada mobil yang melintas. Jika anda melintas pada jembatan ini silahkan anda sempatkan unttuk berhenti sejenak untuk melihat pemandangan kota bandung dari atas sana. Maka akan tampak jelas kota bandung dari Jembatan Pasopati. Anda bisa melihat masjid Raya Bandung, Rumah-rumah penduduk, sungai, Bangunan- bangunan yang menjulang tinggi dan juga Landasan Penerbangan Husein, makanya nikmati saja perjalan jika anda melewati jembatan ini, jika anda kamera abadikan diri anda dengan jembatan ini, pasti akan lebih seru dan tampak jelas anda pernah kebandung….
July 5, 2008
· Filed under Artikel, Berita · Tagged BPR HARTA TANAMAS BEKASI By USSI
Laporan Untuk Kondisi terakhir dari BPR Harta Tanamas tentunya buat team ussi dan Pihak BPR. Ada beberapa hal yang bisa saya jelaskan disini mnegenai kondisinya setelah dua hari dikerjakan di Bekasi. Mulai dari hari kamis pagi sampai jumat sore. Daftar pekerjaan yang sudah dikerjakan diantaranya :
1. Migrasi data dari Versi 5.3 Foxpro ke Ibs Online. data yang dimigrasikan adalah Nasabah, Tabungan, Deposito, Kredit dan Input Saldo Neraca Awal per tanggal 30 Juni 2008.
2. Setting – setting untuk Definisi Produk, meliputi Tabungan, Deposito dan Kredit.
3. Seting – setting untuk Konfigurasi integrasi Produk, meliputi Tabungan, Deposito dan Kredit.
4. Seting Pelaporan BI (LABUL BI) mengacu pada laporan bulan sebelumnya.
5. Hasil Cek saldo dan dari data yang kita migrasikan antara Nominatif dengan neraca sudah sama (Klop) tidak ada selisih.
6. Template No Rekening sesuai kesepakatan, sesuai versi pihak BPR. Data yang dimigrasikan sesuai aslinya tanpa merubah No Rekening, Nasabah ID untuk semua modul. Hanya saja keinginan mereka dari usul yang kita ajukan adalah kedepannya semua template No Rekening akan disamakan, dengan mengacu pada template no rekening yang mereka inginkan. Dan Template saat ini sudah disepakati, jika ada perubahan tentunya itu bisa sebagai bukti bahwa sebelumnya sudah ada kesepakatan.
Untuk Daftar Pekerjaan Yang tersisa :
1. Accrual belum dibahas. Diagendakan minggu depan akan dibahas langsung dan untuk penerapannya.
2. Setting untuk Percetakan SPK, Fiducia, Buku Tabungan Validasi dan slip-slip yang lain.
3. Instalasi Aplikasi dan Pelatihan user.
4. Pendampingan Akhir bulan depan.
5. Perlu adanya pengecekan ulang untuk setting – setting Integrasi Produk untuk smeua modul.
Sementara untuk hasil rangkuman dari daftar pekerjaan di BPR Harta Tanamas seperti diatas. jika ada penambahan lagi akan saya tulisakan lagi. Implementator By Maspiping, Moch. Ichwan