Dunia Baruku Photography

Archive for November, 2008

Cintaku PadaMU begitu Indah…

Berikan aku KetabahanHari itu jumat yang indah, hari itu hari yang cerah, hari itu hari dimana aku selesai badminton dengan Karyawan BPR Banajran di salahsatu GOR Desa Banjaran. Sepulang dari bermain Badminton karena waktu ashar udah tiba aku ingin segera ke masjid untuk menunaikan kewajibanku. Dari GOR desa aku kemasjid menggunakan Angkot jurusan Banjaran-Tegalega. Ini yang aku sukai naik angkot. heheh. Setelah melewati terminal dan pasar bajaran akhirnya sampai juga di Masjid Agung Alun-Alun Banjaran. ” eitt Kiri bang kataku ” kelewat 50 meter. Ya harus jalan dikit untuk ke masjidnya. Aku berjalan melewati samping alun-alun tepatnya arena yang biasa digunakan berlari. Aku melihat banyak sekali anak-anak remaja putra dan putri semua pada asyik menghabiskan waktu sore mereka untuk menunggu sang sinar surya tenggelam di ufuk barat dan sampai bumi ini benar-benar gelap. Mereka tampak riang bermain dan bercanda. Ada yang main bola, ada yang main kejar-kejaran, ada yang makan, ada yang sekedar ngobrol dan ada pula yang asyik pacaran. Ada beberapa diantaranya yang masih menggunakan pakaian seragam sekolah mereka, sepertinya belum pulang kerumah dan langsung ke Alun-alun, disebelah lapangan alun-alun tampak berderet para penjual makanan yang mulai menata dagangan mereka, ada nasi goreng, bebek goreng, ayam goreng, sate, batagor, gorengan dan masih banyak lagi yang siap menawarkan dagangan mereka. Subhanallah ucap dalam batin ini melihat keseharian masnusia yang tiap hainya berbeda meski ada yang sebetulnya tujuannya sama.  Sungguh sangat sayang jika waktu ini habis begitu saja, dan kita tidak memanfaaatkannya sebaik mungkin. kelak bagaimana mempertanggungjawabkanya. mmm hati ini sejuk sebentar menatap masjid yang telah selesai mengumandangkan Adzan. Senag sekali rasanya masih bisa diberikan kesempatan shalat didalam RumahMU ya Allah. Rasa syukur mulai terucap. Meski aku tertinggal shalat ashar berjamaah aku coba cari orang yang mau mendirikan shalata juga dan mau diajak berjamaah. Akhirnya ada pemuda yang mau gabung shalat berjamaah denganku. Selesai shalat aku coba duduk dan menikmati keindahan masjid dan ketenangannya. Aku duduk di dekat pintu masuk dan bersandar di tembok. Aku keluarkan buku dan aku ingin menghabiskanya sedikit demi sedikit, halaman per halaman, sampai akhirnya aku nanti bisa menyelesaikannya. ya hanya waktu seperti inilah aku bisa menhabiskan waktu untuk membaca, justru yang paling sering adalah ketika aku berada di ANgkot. makanya aku suka naik angkot.  Ketika aku sedang khusu’ membaca aku melihat seorang lelaki masuk kemasjid dengan wajah yang basah dengan basuhan air wudlu aku melihatnya sepertinya wajahnya tampak lelah. dengan kotak box mengalung ki pundaknya dia tampaknya ingin menurunkan box itu. box itu adalah tempat dagangannya. ada rokok, aqua, permen, dan macam-maam masih banyak lagi. Ya akang ini adalah pedagang asongan yang biasa  berjualan di area pasar, terminal serta jalan area banjaran. jika aku liat biasanya dia yang menjajakan dagangannya ke sopir-sopir angkot. Dia akan mendirikan shalat. Aku terus mencuri – curi untuk memperhatikannya. Dia shalat ashar dengan tenag, rakat demi rakaat dia lalui. sampai akhirnya dia menyelesaikannya dengan mengakhiri salam. Kotak box dia letakan di depannya tepat kepalanya bersujud. Selesai shalat dia coba mendekati boxnya dan mengambil sebuah Alquran dan dia membacanya meski tanpa suara dan hanya beberapa ayat saja. dari sinilah hatiku tersntuh melihat keihklasannya untuk beribadah dan kecintaanya terhadap ALLAH.SWT. Aku kagum padanya, aku bersyukur telah ditunjukan meskipun sesibuk apapun jangan tinggalkan dan jangan lupakan kewajiban kita : shalat. ya kita mulai dari shalt saja, karena terkadang sebagian dari kita ada yang melalikannya. sungguh sia-sia hidup ini jika kita meninggalkannya. aku sendiri juga bahkan tidak tau kehidupan di rumah dari bapak pedagang asongan ini speti apa ?? kita mungkin yang lebih sukses dari bapak ini harus banyak bersyukur, dan jangan lupa kesuksesan juga adaah ujian, dan kegagalan juga adalah ujian, semua adalah ujian tergantung kita menyikapinya. Yah bersabar itu adalah kuncinya. Cintai Allah karna Allah mencintai Orang beriman dan bersyukur.   semoga pelajaran ini dapat kita ambil hikmahnya…. Amiin.

Lucunya Masa Kecil…

Bertumpuk

Bertumpuk

Pagi kemaren jumat 14 November 2008 aku ada tugas lagi ke BPR BANJARAN, seperti kasus sebelumnya aku kesana menggunakan angkot, soalnya lebih aman, dan lebih santai oh ya lebih tenang juga, meski kadang macet atau ngetem. Nah Selain itu juga kondisi badanku kurang Fit soalnya baru periksa dari rumahsakit ternya aku kena Broncitis, ituloh batuk-batuk gitu . Minta doanya yah mudah-mudahan dalam masa penyembuhan ini aku bisa sabar dan tabah menjalaninya. Oh ya kembali kecerita kok jadi kesana kemari.. Jadi Gini ceritanya pagi itu cuaca cerah Aku berangkat dari depan kantor pakai angkot Elang-Gedebage warna biru itu loo.. Nah seperti biasa harus turun dulu di Buah batu. Perjalan pakai angkot pertama serasa santai dan tenang meski dalam angkot sesak dan padet. Macet itu udah biasa kalo yang namanya bandung heheh benerin dikit donk pak biar g macet terus.. Nah kelanjutannya waktu angkot sudah sampai lampu merah Buah batu aku bilang “”kiri A’ “” Karena lampu merah masih hijau sopir tetap tancap gasnya sampai melewati lampu merah dulu baru berhenti didepan. Yah soalnya disitu banyak polisi berdiri jaga-jaga kalau-kalu ada yang bikin macet kan mudah tinggal ditilang saja. hehe palingan yah 80.000 kalu langsung kasih mungkin juga bisa 10.000 kalau kepepet. hihihi… Nah akhrnya turun juga, sekedar informasi ongkosnya 2.000. Aku berjalan coba menyeberang lampu merah soalnya aku harus naik lagi angkot yang ke arah dayeuhkolot. cuman g ada yang langsung ke dayeuh kolot, jadi harus dua kali kalau mau ke dayeuhkolot. Waktu mau nyebrang tampak ada beberapa mahasiswa yang sepertinya sedang mengadakan penelitian, tampak mereka membawa catatan dan bolpoin untuk mencatat beberapa kejadian yang terjadi di Perempatan lampumerah.aku naik angkot Cipagalo pas baru nyeberang aku langsung dsamber angkot dan suruh naik.. heheh baik juga nih angkot ngajak bareng… !!! ya udah naik aja meski baru ada satu penumpang yang duduk di depan. Jadi belakang kosong belum ada yang naik, baru aku saja. Nah disini nih aku mulai ingat masa kecilku dulu ketika aku masih sekolah. Cuman bedanya aku orang kampung yang g pernah naik angkutan, tapi naik sepeda. memang masa kecilku penuh kenangan, dan tidak bisa dilupakan. banyak hal-hal yang belum tentu dirasakan oleh orang lain. Terkadang selain naik sepeda aku juga numpang atau jalan kaki.Nah kembali lagi ketika aku sudah didalam angkot aku melihat ada angkot yang berhenti dubelakang angkot yang aku naiki. Angkot jurusan Cipagalo juga. Angkot itu berhenti dengan menurunkan siswa smp dua orang. Ketika aku lihat dia mau membayar ke sopir, tiba – tiba ada sekitar 6 orang siswa juga keluar dari angkot itu dan langsung berlari berhamburan… ???? dalam benaku bertanya kenapa mereka berlarian semua. tak lama kemudian dua siswa yang sedang membayar juga menyusul ikut berlari, sambil tertawa smuanya berlarian. hahahaha dalam benaku udah bisa menangkap apa yang sedang terjadi, tiba-tiba sambil tersenyum geli sopirpun memanggil dua siswa itu. heey jang naon ieu???? kurang ieu…?? tapi siswa itu justru tersenyum sambil tetap berlari. hahaha sopir pun teratawa lebar geli menghadapi siswa yang sedang usil. Ya kalo aku perhatikan mereka memang sengaja dan sudah terbiasa dengan hal itu ketika mereka berangkat sekolah, atau mungkin sudah direncanakan dari awal mereka akan melakukan hal itu. Mereka sepertinya puas udah melakukan hal itu, yah wajar namanya anak sekolah kan seperti itu lucu-lucunya dan mungkin itu tidak akan bisa kita lakukan lagi ketika kita melepas status kita sebagai pelajar. Lagian kasihan juga sih kalau uang sakunya cuma dikit terus kepotong angkot, Habis tuh uang saku. atau bahkan minus. hahaha. Yah kalau aku lihat pelajarannya aku harus lebih banyak belajar agar masa depanku lebih baik dan aku kelak jika memiliki seorang anak akan aku ajarkan arti kehidupan mulai dari hidup susah sampai dia bisa merubah suatu kesusahan dengan kebahagiaan. Yah minimal dimulai dari aku sendiri dan saat ini juga. Pasti kita semua bisa jika kita ada kemauan dan semangat untuk meraihnya. Yah mungkin ceritanya segitu dulu  meski sekedar ungkapan cerita real yang penting diungkapkan dan jangan di pendam untuk melatih daya fikir. Ok makasih yang udah mau mampir ke maspiping. Tinggalkan Comment yah…..

Aku Begitu Tulus….

Aku Menangis

Cerita ini aku dapatkan ketika aku hendak pergi ke BPR Banjaran hari kamis 6 November 2008  kemaren pagi hari. Bandung beberapa hari ini diserang hujan tap sore hari, meski pagi hari itu juga terlihat mendung. dan aku yakin sore pasti dan pasti hujan. ya memang seperti itu kenyataannya. Cuman untuk menghindarinya agar g basah kuyup aku ke BPR Banjaran menggunakan Angkot saja.. Toh nyaman banget  kok pakai angkot. hihihih… Kali ini aku naik dari depan kantor tepatnya Jl. Soekarno Hatta Putraco Gading Regency. Nah seperti biasa kalo mau ke jurusan Banjaran ada beberapa jalur yang bisa di tempuh, bisa lewat Buahbatu->Baleendah->Banjaran, ada juga Buahbatu->Cigareleng->DayeuhKolot->Baleendah->Banjaran dan ada satu lagi melalui Soreang. cuman kurang hafal jalur angkotnya. Nah Kalo dulu aku sering gunakan jalur 2 melalui Cigareleng, Cuman setelah dirasa-rasa melalui rute kedua ini jalurnya jauh dan macet di dayeuhkolot. Makanya aku lebih suka jalur 1. heheh meski angkotnya 4 kali tetapi perjalannya terasa mengasyikan. yah macet sih tetap ada , Bandung sekarang gitu looh… Macet. Nah dari depan kantor aku gunakan rute Angkot Biru yang ke tegalega, perjalan pertama serasa biasa aja, soalnya karena kosong g ada orang makanya jalan angkotnya rada lambat. Setelah melalui samsat carefore akhirnya sampai juga di buahbatu, nah disni aku turun pertama kali, setelah itu aku lanjutkan lagi ke arah baleendah dengan naik satu kali angkot apa aja bisa soalnya belokan pom bensin depan juga bakalan turun, nah dari depan aku turun lalu naik lagi yang ke jurusan dayeuhkolot cuman nanti aku turun di baleendah. Nah diangkot ini ada sedikit cerita yang sedikit demi sedikit coba memasuki telingaku, cerita ini diceritakan oeh ibu – ibu yang duduk di sebelah pojok dan didengarkan oleh ibu didepanya, Mereka tampak berbincang2 asyik, dan meski aku baru masuk angkot cerita itu baru akan dimulai setelah ibu yang satunya selesai bercerita, mungkin mereka saling bertukar cerita. Mereka juga sepertinya mau berangkat kerja di puskesmas baleendah, bisa dilihat dari seragam PNS yang mereka pakai. Ceritanya begini, Jadi ibu yang bercerita ini ibunya juga adalah seorang bidan di bandung. Pada suatu hari temannya akan melahirkan, akan tetapi pada saat melahirkan mengalami pendarahan yang cukup banyak dan salah satu untuk menyelamatkan ibu itu adalah ada sesuatu yang kata dokter harus di angkat, aku sendiri kurang ingat apa namanya yang jelas resiko jika itu diangkat adalah ibu tersebut tidak bisa melahirkan lagi. nah karena kondisinya sangat kritis dan tidak sadarkan diri akibat pendarahan sang bidan meminta izin kepada suami untuk penyelamatan istrinya, tentunya dengan surat dan tanda tangan. Karena suaminya sangat mencintai istrinya maka disetujui juga. dan Akhirnya istrinya bisa selamat. Nah ibunya menyingkat ceritanya ketika istrinya kecewa dan sangat marah ketika suaminya telah menyetujui operasi itu. Akan tetapi sang suami tetap bersabar karena dia sangat mencintai istrinya, dan dia berkata bahwa dia sangat mencintainya dan tidak ingin kehilangannya. Akan tetapi sampai saat ini istrinya juga masih sangat meyesalkan kenapa suaminya menandatanganinya, akhirnya suaminya berusaha terus mempertahankan ketulusannya pada istrinya meskipun dia tau resionya. akhirnya mereka inisiatif untuk merawat keponakanya dan sudah dianggap sebagai anaknya sendiri.

Suaminya ini bekerja di SD Swasta terkenal di semarang yang memang sudah menjadi SD Favorit dan merupakan SD swasta yang mampu mendidik muridnya sampai menjadi No.1 di semarang. Beliau menjabat sebagai kepala sekolah. dan beliau ini juga adalah seorang Ustad. Yang sering memberikan materi pengajian di wilayah semarang,  Kasih sayang dan cinta beliau ini sangat dalam terhadap istrinya sampai ibu-ibu pengajian sangat iri dan ingin mempunyai suami yang seperti beliau, karena orangnya yang ramah dan sabar dan jika disetiap pengajian beliau sangat menunjukan kasih sayang dan cintanya kepada Istrinya meskipun istrinya saat ini tidak akan bisa memberikan beliau keturunan, Nah sampai pada suatu hari teman bahkan bisa dibilang sahabat dekat dari Ustad ini meninaggal dunia dan meninggalkan 7 orang anak,  dan istrinya yang tidak bekerja. Sampai pada suatu hari sang ustad ini sangat kasihan terhadap istrinya, pintu hatinya terketuk untuk membantu sang istri menghidupi istri sahabatnya tersebut dan anak-anaknya, Karena untuk masalah materi ustad ini bisa dibilang kaya dan sudah cukup, Untuk itu beliau akan meminta izin kepada istrinya untuk menikahi istri sahabatnya tersebut. Apa yang terjadi ???? Gugatan cerai untuk sang suami dar istri tercintanya, sungguh kaget suaminya kenapa istrinya seperti itu, bahkan sang ustad sampai menangis memohon jangan sampai hal itu atau perceraian terjadi. Tetapi sang istri tetap ngotot untuk bercerai. Dan sampai akhirnya perceraian tetap terjadi, padahal suaminya berkata aku akan selalu mencitaimu dan menyayangimu, Aku bukan akan menikah lagi tetapi aku baru bertanya kepadamu bolehkan aku menikah dengannya, tetapi jika km tidak mengizinkan aku tidak akan melakukannya, dan akan tetap menjadi suamimu dan tidak akan menikah lagi. Tetapi sang istri kemungkinan sudah emosi dan sampai perceraian tetap terjadi. Akhirnya mereka berpisah dan punya kehidupan masing-masing sampai akhirnya ustad benar menikah dengan teman sahabatnya dan memiliki satu putra dari istri barunya ini sehingga beliau memiliki 8 orang anak. sedangkan kabarnya istrinya menikah lagi dengan sorang pengusaha gadungan dan ditipu sehingga tidak tau statusnya sampai saat ini dan hidup berdua bersama anak angkatnya.  Apa yang akan anda ambil dari cerita ini??? setiap orang punya prespsi masing2 mungkin anda juga punya tanggapan dari cerita ini. Silahkan masukan ke comment jika anda memiliki comentar agar menjadi pembelajaran buat kita semua… Itu adalah cerita diperjalanan yang memaksa masuk keteingaku tetapi ada makna yang sudah aku ambil… Sampai akhirnya perjalanan angkot berhenti di Baleendah dan aku naik sekali lagi sampai banjaran… dan melakukan aktivitas kerjaanku seperti biasa… Ok terimakasih telah meluangkan membaca artikel ini.

www.maspiping.wordpress.com